Minggu, 23 Desember 2012

pengaruh jenis air terhadap tumbuhan kacang hijau


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Penelitian
Untuk tumbuh, setiap makhluk hidup baik tumbuhan maupun hewan, membutuhkan nutrisi dan kondisi yang sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya saja tumbuhan akan selalu membutuhkan air, unsur hara dan sinar matahari untuk tetap hidup dan berkembang, walaupun kadar yang dibutuhkan berbeda untuk setiap jenisnya.
Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, dalam dunia tumbuhan terjadi persaingan baik persaingan antar jenis tumbuhan maupun dalam sejenis tumbuhan tertentu. Persaingan ini terjadi karena kebutuhan yang tidak terbatas dan sumber daya untuk pemenuhannya sangatlah terbatas. Persaingan untuk mempertahankan hidup ini sering disebut sebagai kompetisi.
Ketersediaan unsur-unsur pendukung hidup ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tumbuhan yang mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan keadaan lingkungan yang mendukung tentunya akan tumbuh dan berkembang dengan lebih baik dari pada tumbuhan yang asupan nutrisinya kurang.
Pertumbuhan dan perkembangan merupakan hasil interaksi antara faktor-faktor dalam dan luar. Faktor dalam adalah faktor yang terdapat dalam tubuh organisme, antara lain sifat  genetik yang ada di dalam gen dan hormon yang merangsang pertumbuhan. Sedangkan factor luar adalah faktor lingkungan. Potensi genetik hanya akan berkembang apabila ditunjang oleh lingkungan yang cocok.
Penyiraman tumbuhan dengan air biasa adalah hal yang wajar dilakukan. Dalam percobaan kali ini penulis akan menggunakan berbagai jenis air untuk uji coba pada tanaman kacang hijau.

1.2 Rumusan Masalah
Ø  Apakah jenis air dapat mempengaruhi laju pertumbuhan tumbuhan kacang hijau?
Ø  Apa perbedaan antara kacang  hijau A (yang disiram dengan air putih), B (disiram dengan air berpewarna makanan), C ( disiram dengan air asin)?
Ø  Bagaimanakah pertumbuhan kacang hijau A,B,C  setelah satu minggu?

1.3 Hipotesis
Ø  Ya, jenis air dapat mempengaruhi laju pertumbuhan tumbuhan kacang hijau.
Ø  Kacang A tumbuhnya lebih tinggi daripada kacang B. Kacang B tumbuhnya jauh lebih tinggi dibanding kacang C.
Ø  Biji kacang hijau mengalami pertumbuhan dan perkembangan tapi setiap tumbuhan A,B,C mengalami pertumbuhan yang berbeda-beda.

1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu:
Ø  Untuk mengetahui pengaruh kosentrasi air the terhadap pertumbuhan kacang hijau.
Ø   Untuk mengetahui perbedaan kacang hijau pada polibek A, B, C, dan D yang mendapat perlakuan berbeda.
Ø  Untuk mengetahui pertumbuhan kacng hijau seteh satu minggu
1.5 Manfaat Penelitian
Manfaat yang ingin diperoleh dari penelitian ini yaitu:
Diharapkan dengan penelitian ini kita semua dapat lebih memahami tentang pertumbuahan dan berkembangan pada tumbuhan sesuai dengan praktikum yang dilakukan, beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya.


1.6 Variabel
a.       Variabel Bebas                        : Jenis air yang disiramkan
b.      Variabel Kontrol         :
· Jenis biji kacang hijau
· Media tumbuh tanaman
· Intensitas cahaya
· Kuantitas air yang disiramkan
c.       Variabel Terikat          : Pertambahan tinggi tanaman pada proses perkecambahan
  kacang hijau


1.7 Tinjauan Pustaka








BAB II
METODE PENELITIAN
2.1 Alat dan Bahan
a.       Alat yang digunakan dalam percobaaan dan penelitian pertumbuhan tumbuhan kacang hijau adalah sebagai berikut:
o   Penggaris
o   Buku tulis
o   Pensil atau bolpoin
o   Handphone (sebagai alat dokumentasi dan komunikasi)
o   Sendok makan
b.      Bahan yang digunakan dalam percobaaan dan penelitian pertumbuhan tumbuhan kacang hijau adalah sebagai berikut: :
o   Biji kacang hijau 21 biji
o   Kapas setebal 4 cm
o   Potongan botol air soda 3 buah berukuran 15 cm
o   Air putih
o   Pewarna makanan (air putih 240 ml + pewarna makanan   sendok makan).
o   Garam (air putih 240 ml + garam   sendok makan).

2.2 Cara Kerja
1.      Menyiapkan alat dan bahan.
2.      Potongan botol plastik diberi lubang bagian bawah dengan menggunakan solder.
3.      Cuci 3 botol tersebut sampai bersih
4.      Biji kacang hijau diimbibisi selama satu hari satu malam.
5.      Biji kacang hijau ditanam di atas kapas dengan diberi tujuh butir dalam setiap wadah.
6.      Wadah pertama disiram dengan air putih.
7.      Wadah kedua disiram dengan air berpewarna makanan.
8.      Wadah ketiga disiram dengan air asin.
9.      Semua wadak disiram dengan takaran 10 sendok setiap harinya.
10.  Setiap hari, tinggi tanaman diukur dan diamati dari akar sampai batang.
11.  Lalu dicatat di buku tulis dalam bentuk table.
12.  Dan yang terakhir disimpulkan.
2.3 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Penelitian
Percobaan dan penelitian pertumbuhan tumbuhan kacang hijau ini, dilakukan mulai pada hari Rabu, 5 September 2012 sampai pada hari  Selasa, 11 September 2012. Tempat pelaksanaan percobaannya dilasanakan di desa Mengare kecamatan Bungah kabupaten Gresik.

2.4 Cara Pengambilan Data
Dalam penelitian ini digunakan cara-cara yang mendukung tujuan penelitian dengan mempertimbangkan faktor tenaga, biaya dan waktu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah eksperimen, study pustaka, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisanya dengan menggunakan referensi dari berbagai sumber, baik dari buku-buku yang relefan, internet maupun data yang diperoleh dari hasil penelitian tersebut.




BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Data yang Diperoleh Selama Penelitian
Setelah biji kacang hijau direndam selama 24 jam, mengakibatkan berakhirlah masa dormansi. Maka dimulailah fase perkecambahan pada biji kacang hijau. Setelah diamati maka diperoleh hasil sebagai berikut:


Keterangan: Penyiraman tanaman dari hari Rabu sampai hari jum’at dilakukan setiap jam12.50. sedangkan hari Sabtu sampai hari Selasa dilakukan penyiraman setiap jam 17.00. Penyiraman dilakukan setiap hari sekali.

3.2 Pengolahan Data dan Analisa Data

Ø  Pengolahan Data
Tinggi tanaman kacang hijau yang disiram air putih pada hari pertama tumbuhan tumbuh dengan tinggi rata-rata 0.78 cm, hari ke-2 tinggi rata-rata 2.14 cm, hari ke-3 setinggi 6.42 cm, hari ke-4 setinggi 9.57 cm, hari ke-5 setinggi 11.71 cm, hari ke-6 setinggi 13.71 cm, dan hari ke-7 14.71 cm. Jadi selama satu minggu tumbuhan mengalami pertumbuhan rata-rata setinggi 59.071 cm.
Pertumbuhan tanaman kacang hijau yang disiram air putih pada hari pertama tumbuhan tumbuh rata-rata setinggi 0.78 cm, hari ke-2 tinggi rata-rata 1.35 cm, hari ke-3 setinggi  4.28 cm, hari ke-4 setinggi 3.14 cm, hari ke-5 setinggi 2.14 cm, hari ke-6 setinggi 2 cm, dan hari ke-7 setinggi 1 cm. Jadi selama satu minggu tumbuhan mengalami pertumbuhan rata-rata setinggi 14.714 cm.
Tinggi tanaman kacang hijau yang disiram air berpewarna makanan pada hari pertama tumbuhan tumbuh dengan tinggi rata-rata 0.71 cm, hari ke-2 tinggi rata-rata 1.14 cm, hari ke-3 setinggi 2.57 cm, hari ke-4 setinggi 3.71 cm, hari ke-5 setinggi 4.85 cm, hari ke-6 setinggi 8.71 cm, dan hari ke-7 setinggi 11.71 cm. Jadi selama satu minggu tumbuhan mengalami pertumbuhan rata-rata setinggi 33.428 cm.
Pertumbuhan tanaman kacang hijau yang disiram air putih pada hari pertama tumbuhan tumbuh rata-rata setinggi 0.71 cm, hari ke-2 tinggi rata-rata 0.42 cm, hari ke-3 setinggi 1.42  cm, hari ke-4 setinggi 1.14 cm, hari ke-5 setinggi 1.14 cm, hari ke-6 setinggi 3.85 cm, dan hari ke-7 setinggi 3 cm. Jadi selama satu minggu tumbuhan mengalami pertumbuhan rata-rata setinggi 11.71 cm.
Ø  Analisa Data
Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan pada tanaman kacang hijau selama 7 hari, dapat diketahui bahwa adanya pengaruh jenis air dalam pertummbuhan tanaman kacang hijau. Tanaman yang disiram dengan air putih menunjukkan kestabilan tinggi yang merata dalam pertumbuhannya, adapun yang tidak sama itu disebabkan karena faktor dalam (genetik dan hormon). Kestabilan tersebut dikarenakan tidak terkandung zat penghambat apapun dalam air putih. Sedangkan pada tanaman yang disiram dengan air berpewarna makanan, tumbuh dengan tinggi yang tidak stabil, tidak merata dan lebih lambat dibanding air putih. Meskipun terjadi perbedaan laju pertumbuhan antara tumbuhan yang disiram air putih dengan air berpewarna makanan, tapi perbedaan tersebut tidak signifikan, yakin jarak antara laju pertumbuhan tumbuhan yang disiram air putih dengan air berpewarna makanan tidak terpaut jauh karena pewarna makanan itu sendiri tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman. Namun warna makanan tersebut terkadang diserap oleh tanaman jika mengandung zat-zat yang diperlukan. Berbeda dengan tanaman yang disiram dengan air asin. Setelah biji kacang hijau direndam selama sehari semalam, biji tersebut kemudian disiram dengan air asin, dan ternyata biji kacang hijau kembali menyusut dan tidak mengalami perubahan (tetap menjadi biji). Hal ini terjadi karena kadar garam (NaCl) terhadap yang diserap tanaman terlalu banyak, sehingga menyebabkan tumbuhan tidak bisa tumbuh dengan normal. Jika kadar NaCl berada dalam jumlah yang sedikit maka dapat dikatakan sebagai unsur esensial bagi tumbuhan yang dapat membantu dalam pertumbuhan.
Jadi tanaman kacang hijau jika disiram dengan air putih dapat tumbuh dengan normal dan merata, sedangkan yang disiram dengan air berpewarna dapat tumbuh dengan baik tapi tidak merata disbanding dengan tanaman kacang hijau yang disiram dengan air putih, sedangkan yang disiram dengan air asin, tidak dapat tumbuh sama sekali yaitu tetap menjadi biji kacang hijau.







BAB IV
PENUTUP
5.1 Simpulan
o   Salah satu faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman kacang hijau adalah air. Karena air memiliki kandungan nutrisi yang berbeda-beda menurut jenisnya. Air juga  berfungsi sebagai pelarut bagi kebanyakan reaksi dalam tubuh tumbuhan dan sebagai medium reaksi enzimatis.
o   tanaman kacang hijau jika disiram dengan air putih dapat tumbuh dengan normal dan merata, sedangkan yang disiram dengan air berpewarna dapat tumbuh dengan baik tapi tidak merata dibanding dengan tanaman kacang hijau yang disiram dengan air putih, sedangkan yang disiram dengan air asin, tidak dapat tumbuh sama sekali yaitu tetap menjadi biji kacang hijau.
o   Tumbuhan kacang hijau yang disiram dengan air putih dan air berpewarna makanan, selama seminggu ternyata sudah terlihat mempunyai daun sehingga dapat melakukan fotosintesis. Kotiledon yang terdapat pada tumbuhan yang disiram air putih sudah lepas, dan tumbuhan yang disiram dengan air berpewarna makanan belum lepas. Sedangkan biji kacang hijau yang disiram dengan air asin tidak menampakkan pertumbuhannya, yaitu masih tetap menjadi biji.

5.2 Saran
Melalui penelitian yang telah  dilakukan, diharapkan adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh air terhadap perkecambahan tumbuhan kacang hijau
Oleh karena itu saran-saran yang dapat diberikan antara lain sebagai berikut:

1.      Untuk memperoleh hasil yang representatif, hendaknya dilakukan penelitian lanjutan.
2.      Untuk mengungkapkan lebih banyak informasi mengenai pengaruh air terhadap perkecambahan tumbuhan kacang hijau, dapat digunakan tanaman yang berbeda dengan penelitian peneliti sekarang ini.
3.      Pengungkapan pengaruh pengaruh air terhadap perkecambahan tumbuhan kacang hijau, tidak terbatas pada tinggi tanaman, tetapi bisa mengukur jumlah daun yang dihasilkan, diameter batang, ataupun pengukuran yang lain.

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:
Free Blog Templates